BLOG

BLOG

Minggu, Juli 21, 2019

Orange Is The New Black : Cerita Menarik Para Wanita Dibalik Jeruji Besi

Kalau kalian tipe pecinta drama seri dengan cerita yang tidak biasa, maka kalian akan suka dengan drama seri yang satu ini. Orange Is The New Black akan menghadirkan sebuah gambaran bagaimana panasnya jeruji besi penjara bisa menjadi sebuah cerita yang menarik dan bahkan menghibur.
Tapi tunggu dulu, kita akan membahas sebuah cerita penjara wanita yang diisi oleh banyak orang dengan latar belakang tindak kriminal maka drama seri ini wajib ditonton oleh penonton diatas usia 18 tahun gaes. Karena disepanjang seri ini sarat akan adegan dan dialog dewasa, belum lagi konten lgbt yang sangat lumrah di seri ini.

Berpusat pada seorang wanita berambut blonde dan berkulit putih dengan usia 30an tahun bernama Piper Chapman (Taylor Schilling) yang sedang dalam masa terbaik dalam hidupya. Dicintai oleh kedua orang tua, kakak, sahabat dan baru saja melaksanakan pertunangan dengan pria bernama Lary (Jason Biggs) yang sangat mencintainya, Piper merasa menjadi wanita yang paling beruntung di dunia.

Namun bak tersambar petir di siang bolong, secara mengejutkan, Piper mendapat surat panggilan dari kepolisian. Nama Piper disebut didalam satu sidang pengadilan kasus penyeludupan uang hasil penjualan narkoba. Piper yang saat itu mengejutkan keluarga serta tunangannya, tidak menampik bahwa ia pernah "salah gaul" dengan menjadi bagian dari sindikat narkoba tersebut.

Singkat cerita, Piper pun menyerahkan diri ke kepolisian Litchfield, sebuah penjara federal wanita. Disini jangan anggap penjara seperti yang kalian bayangkan, penjara disini lebih mirip dengan penjara untuk memberdayakan para tahanannya. Mereka bisa menjadi koki, pelayan kantin, penjaga perpustakaan, tukang listrik, tukang laundry, tukang kebun, tukang salon dan banyak lagi. Jadi selama mereka masih mengikuti aturan yang ada mereka akan bebas melakukan segala kegiatan "normal" ini, tentunya masih didalam lingkungan penjara. Namun jika mereka melanggar aturan, maka siap siap mereka akan dibawa ke SHU atau MAX, penjara yang lebih kejam.
Back to Piper. Piper pun akhirnya didakwa 15 bulan penjara. Awalnya Piper hanya berfikir bahwa ia akan lewati 15 bulan penjara ini dengan sebaik-baiknya, belum lagi dukungan sang tunangan yang selalu rajin mengunjunginya tiap akhir pekan, membuat Piper semakin yakin bisa melewati cobaan ini. But wait Piper, seorang wanita innocence seperti dirimu tentu sehari bisa dilewati tanpa mengeluh saja sudah penghargaan yang luar biasa. Piper memang karakter yang dibuat sangat lugu, banyak mengeluh dan selalu menggantungkan dirinya pada orang disekitarnya. Jadi bisa dibayangkan bagaimana sulitnya ia harus survive dipenjara dengan para narapidana dengan latar belakang kriminalitas sungguhan. Sulit ? Tanya Piper yang pernah dapat makan siang berupa sandwich isi tampon bekas. Iyuh.

Cobaan Piper ternyata tidak berhenti sampai disitu. Betapa terkejutnya ia saat mengetahui jika orang yang telah menjerumuskan ia kedalam dunia jual-beli narkoba ini, ternyata di penjara di tempat yang sama dengan dirinya. Cerita ini akan mengenalkan kita pada sosok Alex Vause (Laura Prepon), seorang wanita berambut hitam yang ahli dalam menyeludupkan narkoba. Dan kita akan dibawa pada masa lalu keduanya dimana sepuluh tahun yang lalu keduanya terlibat didalam hubungan asmara. Piper yang saat itu masih berusia 20an tahun dan masih sangat lugu bertemu dengan Alex disalah satu bar dan jatuh cinta. Layaknya orang yang sedang dimabuk asmara, Piper pun rela melakukan apapun untuk Alex, termasuk menyeludupkan narkoba ke berbagai negara. Namun pertemuan mereka di Litchfield tidak akan semulus pertemuan pertama mereka di bar.
Sisanya, kalian akan lihat penjara Litchfield yang penuh dengan berbagai cerita menarik yang sangat menghibur dan kaya akan pelajaran hidup. Meskipun Piper adalah sang pemeran utama, namun jangan khawatir dengan rasa bosan yang akan kalian rasakan, karena kalian akan disuguhkan dengan banyak cerita mengenai latar belakang para tahanan di Litchfield dan alasan mereka dipenjara, tanpa mengurangi porsi Piper sebagai si pemeran utama. Saya yakin kalian tidak akan bosan mengikuti cerita ditiap episodenya.

Selesaikan nonton drama seri ini dan saya akan tanya siapa karakter favorit kalian, mungkin kalian akan sulit memilih seperti saya. Karena percaya deh, semua karakter di seri ini, mulai dari pendamping hingga pemeran yang hanya memiliki beberapa dialog dan mengisi beberapa episode saja, sangat membantu mengangkat jalannya cerita. Performa dari karakter-karakter yang dibawakan akan sangat membekas serta akan memberikan kesan kepada kita yang menontonnya. Oke kita akan bahas sedikit dari banyak karakter di seri ini.

Karakter pertama yang pasti akan sangat membekas dibenak kalian, ialah Suzanne "crazy eyes" Warren, seorang wanita berkulit hitam yang memiliki masalah mental dan emosi namun sebenarnya sangat pintar dan penyayang. Suer kalian akan jatuh cinta sama si crazy eyes ini. Kemudian ada Nicky Nichols, seorang wanita yang memiliki masa lalu kurang baik dengan orang tuanya dan narkoba. Nicky adalah seorang lesbian sejati yang selalu berusaha berlindung dibawah Red, tahanan lain dengan rambut khas merah dan logat rusianya yang merupakan sosok ibu di dalam penjara. Red juga merupakan kepala koki disana. Lalu ada Lorna Morello, perawakan gadis masa kini yang sangat terobsesi dengan pria bernama Christopher.
Ada juga deretan wanita latin yang cukup mencuri perhatian dengan gaya dan bahasa khas mereka. Cerita mereka juga pantas untuk disimak. Kita akan dipertontonkan dengan masalah antara Dayanara dengan Aleida Diaz, dimana keduanya merupakan pasangan narapidana anak dan ibu. Dayanara juga akan menghadirkan problematika cinta didalam penjara yang akan menjadi cerita tersendiri yang cukup menarik untuk diikuti. Lalu ada juga Gloria Mendoza, Flaca, Maritza, dan Maria yang juga menjadi porsi tambahan dari deretan wanita latin yang akan menambah seru jalannya cerita.

Tidak lengkap nampaknya jika tidak membahas deretan wanita berkulit hitam yang khas dengan gaya mereka yang lucu dan sangat menghibur. Ada pasangan sahabat sejati Taystee dan Poussey, and they're a super best duo in this series. Chemistry antara keduanya sangat baik dengan guyonan kasar ala mereka yang sangat mengibur. Ada juga Cindy Hayes yang juga tidak kalah menghibur dengan gaya khasnya. Lalu jangan lupakan Sophia Burset, seorang pekerja salon yang selalu bergelut dengan masalah kesenjangan sosial karena ia adalah seorang transgender
Masih banyak karakter lain yang cukup mencuri perhatian. Ada Pennsatucky si religius yang selalu menganggap dirinya "kaki tangan" Tuhan, ada Yoga Jones yang selalu mengajarkan ketenangan dengan beryoga, ada Soso si narapidana dari asia yang mendapatkan diskriminasi karena latar belakangnya tersebut, ada sipir super mesum seperti Mendez yang dibenci satu isi penjara, ada Joe Caputo si kepala sipir yang bergulat dengan kesendiriannya. Semua problem didalam penjara ini akan dibungkus secara baik disetiap episode nya, membuat kita bahkan lupa akan kehidupan diluar seperti kehadiran Lary, si tunangan impian yang semakin kesini justru membuat dia seperti benalu yang tidak perlu ada.

Sementara untuk karakter Piper sendiri, Taylor Schilling berhasil mempertontonkan aksi lugu yang natural dimana kesulitan yang akan dilewati Piper hari demi hari hingga akhirnya bisa diterima dilingkungan penjara, mampu menjadi alasan kalian mencintai karakter yang satu ini. Salah satu daya tarik lain dari seri ini dan juga karakter Piper adalah melihat hubungan antara Piper dengan Alex yang complicated. Meskipun diawal saat bertemu kembali di Litchfield mereka nampak tidak sudi melihat wajah satu sama lain, namun kita bisa lihat bagaimana mereka yang saling membutuhkan satu sama lain dan seperti ditakdirkan untuk end game. Namun kenaifan keduanya menjadi daya jual tersendiri untuk seri ini.
Jenji Kohan mampu dengan sangat cerdas membuka mata kita tentang apa itu penjara dan isi didalamnya dengan kisah yang sarat akan pengalaman hidup dan pelajaran yang bisa kita ambil tanpa harus terlihat menggurui. Contohnya Sophia Burset yang mengajarkan kepada kita bahwasannya kita tidak boleh menilai orang hanya dari segi luar meskipun ia transgender. Atau bagaimana cara Aleida yang dikenal sebagai ibu yang cuek namun sebenarnya sangat mencintai Daya. Atau seorang Gloria Mendoza yang tak mau kehilangan momen menemani anak laki-lakinya mengerjakan pr sekolah meskipun didalam penjara.

Kita juga akan digambarkan dengan pasti bagaimana sebuah penjara membuat seekor ayam bisa menjadi masalah besar untuk seisi penjara, atau bagaimana obeng yang hilang bisa menjadi ancaman untuk melarikan diri, atau bagaimana menghiburnya bermain game snake di handphone, atau satu kata yang salah kepada kepala koki bisa membuat seisi penjara kelaparan. Itu adalah sedikit dari banyak hal menarik yang bisa diceritakan disini.
Orange Is The New Black adalah drama seri asli punya Netflix, dan menjadi salah satu yang terbaik. Sudah memasuki musim keenamnya, dan sebentar lagi akan masuk ke musim ketujuh yang katanya akan menjadi musim terakhir untuk Piper dkk. Sebenarnya pengen menulis drama seri ini menunggu sampai musim ketujuhnya selesai, tapi apa ya, udah pengen banget bahas seri ini. Mungkin nanti akan saya bahas lagi jika musim ketujuhnya sudah selesai tayang.

Buat kalian yang penasaran bisa saksikan langsung di Netflix, karena musim ketujuhnya juga akan tayang tanggal 26 Juli 2019. Selamat menonton.

0 comments:

Posting Komentar