BLOG

BLOG
Tampilkan postingan dengan label Chelsea FC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chelsea FC. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juli 23, 2017

Transfer Chelsea FC Untuk Musim 2017/2018

Datangkan beberapa penyerang untuk gantikan Costa yang siap hengkang dan kepergian sang kapten.














Pasar transfer memang masih dibuka, kejutan demi kejutan hadir di dunia sepakbola termasuk untuk klub juara bertahan liga inggris, Chelsea. Selain mendatangkan beberapa pemain dari segala penjuru, Chelsea juga siap melepas beberapa pemain yang dipinjamkan maupun dijual.

Dimulai dengan kepindahan Asmir Begovic ke klub sesama liga inggris, Bournemouth. Selalu menjadi pilihan kedua dibawah Courtois, membuat kiper berkebangsaan Bosnia ini akhirnya memutuskan hengkang dengan nilai transfer sebesar 15 juta pounds. Setidaknya hal ini terlihat dari penyataannya dalam konfersi pers peresmiannya di Bournemouth, "Menjadi bagian dari klub yang meraih gelar juara seperti Chelsea sangat menyenangkan, tetapi saya rasa ini menjadi waktu yang tepat untuk move on karena saya ingin bermain sepakbola secara reguler.".


Kehilangan Begovic, Chelsea pun mencari pelapis Courtois yang baru. Adalah Willy Caballero yang memilih berlabuh di Chelsea setelah kontraknya berakhir di Manchester City. Kiper berusia 35 tahun ini siap melapisi Courtois untuk menjaga mistar gawang Chelsea.

Bergeser ke bagian bek, ada Nathan Ake yang resmi pindah ke Bournemouth. Pemain asal Belanda ini dibanderol dengan harga 20 juta pounds dan menjadikannya pembelian termahal untuk Bournemouth. Chelsea pun mendatangkan bek lain kali ini asal Jerman, Antonio Rudiger. Rudiger diboyong dari AS Roma dengan banderol berkisar 34 juta punds.

Namun inilah pemindahan pemain yang mungkin akan dicatat dalam sejarah klub, John Terry resmi pindah ke Aston Villa. Setelah keputusan mengejutkannya untuk tak memperpanjang kontrak, fans seakan dibuat penasaran akan berlabuh kemana pemain yang telah masuk Chelsea sejak tahun 1995 ini. 


"Saya masih punya banyak hal untuk diberikan tetapi saya mengerti bahwa kesempatan yang ada di Chelsea terbatas bagi saya. Saya ingin lanjut bermain dan akan terus melihat tantangan baru. Saya ingin berterima kasih kepada kalian semua satu persatu, dari lubuk hati saya yang paling dalam, untuk segala dukungan yang luar biasa selama bertahun-tahun." - John Terry untuk Chelsea.

Kepergian sang kapten tentu sangat membekas bagi klub, akademi, staf dan sesama pemain. Terlihat dari beberapa pemain yang ikut memberi komentar dan tak sedikit dari mereka yang beranggapan bahwa Terry merupakan kapten dan bek terbaik yang pernah dimiliki oleh sejarah sepakbola. John Terry telah bermain untuk Chelsea selama 22 tahun dengan total 713 pertandingan.

Move on dari Terry, Chelsea juga melepas penyerang mudanya, Dominic Solanke ke klub Liverpool. Setelah kontraknya berakhir dengan Chelsea musim lalu, pemain muda berusia 19 tahun ini memutuskan untuk pindah ke Liverpool dan akan mengenakkan nomor punggung 29. Sementara itu, Chelsea pun mendatangkan gelandang baru dari AS Monaco, Tiemoue Bakayoko. Pemain berusia 22 tahun asal Perancis ini merupakan pemain inti Monaco yang ikut mengantarkan klub menjadi yang terbaik di Ligue 1 musim lalu.


Lalu menjadi yang terbaru dan masih hangat adalah kepindahan Alvaro Morata dari Real Madrid. Dengan biaya transfer yang diperkirakan mencapai 58 juta pound + 12 juta pound tambahan, Morata menandatangani kontrak selama lima tahun dengan Chelsea. Mantan pemain Juventus ini pun berujar bahwa ia siap mencetak banyak gol. "Saya sangat bahagia bisa berada disini. Sungguh ini adalah perasaan yang sangat luar biasa, bisa menjadi bagian dari klub besar. Saya tak sabar untuk bekerja keras, mencetak banyak gol dan berusaha memenangkan banyak gelar juara sebisa mungkin."


Sementara itu Antonio Conte sang pelatih pun memutuskan untuk terus bersama Chelsea dengan menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun. Pelatih berkebangsaan Italia ini memang santer diberitakan akan hengkang namun akhirnya memutuskan bertahan di Stamford Bridge.


"Saya sangat senang bisa menandatangani perpanjangan kontrak bersama Chelsea. Kami bekerja sangat keras di tahun pertama untuk meraih prestasi menakjubkan dan saya bangga karenanya. Sekarang kami harus bekerja lebih keras untuk tetap berada di posisi teratas." 
- Conte untuk Chelsea.

Chelsea tentu tak mau kehilangan pelatih yang sudah mempersembahkan piala liga bahkan di musim pertama sang pelatih, karena kehadiran Conte terbilang mengangkat pamor Chelsea yang sempat terpuruk musim lalu. Marina Granovskaia, sang Direktur, melontarkan pujiannya kepada Conte yang mampu dengan cepat beradaptasi dengan permainan liga inggris. "Antono meraih sukses luar biasa musim lalu, sangat cepat beradaptasi dengan sepakbola dan membawa kami meraih titel Liga Primer."

Pemain yang bersinar musim lalu seperti Eden Hazard, Marco Alonso, David Luiz, Cesc Fabregas, N'Golo Kante hingga Pedro Rodriguez memutuskan untuk bertahan di Stamford Bridge. Alonso yang baru musim lalu didatangakn dari Fiorentina langsung dengan cepat beradaptasi dengan klub dan mampu menampilkan performa terbaiknya, bahkan tak jarang ia pun mampu mencetak gol. Sementara untuk Luiz di benteng pertahanan yang baru saja kembali pun sama sekali tidak menemukan kesulitan. Begitu juga dengan Pedro dan Hazard yang sempat kehilangan jati diri di musim 2016, kembali menemukan ketajamannya dibawah arahan Conte.


Namun lain hal dengan Diego Costa. Memang belum pasti sang penyerang garang ini akan memutuskan bertahan atau pindah, namun beritanya akan kembali ke Atletico Madrid santer beredar. Costa mengaku masih betah di Chelsea, hanya seandainya dia berubah pikiran, Costa sudah tahu tujuan selanjutnya. "Kontrak saya masih tersisa dua tahun lagi, jadi tidak ada pikiran untuk pindah. Namun jika Chelsea berubah pikiran, saya sudah tahu akan pindah kemana. Semua tahu Atletico Madrid adalah tim favorit saya, jadi saya akan pindah kesana.", terang Costa.

Bonus

Satu lagi hal yang baru bagi Chelsea, yakni menyudahi kerjasama mereka dengan Adidas dan menggantinya dengan Nike. Sejak tahu 2006 memang Chelsea masih anteng dengan sponsor mereka dengan brand asal negara Jerman, Adidas. Namun terhitung mulai tahun ini, Chelsea akhirnya memutuskan untuk bekerjasama dengan Nike dengan kesepakatan harga sebesar 60 juta pound pertahun, menjadikannya kontak komersial termahal sepanjang sejarah The Blues.

Nike akan bergabung dengan Yokohama dan Carabao sebagai sponsor utama Chelsea yang jika digabungkan akan menghadirkan pemasukan sebesar 110 jta pound pertahun untuk Chelsea. Melalui kesepakantan ini, Nike dipastikan akan menyuplai jersey dan perlengkapan olahraga bagi tim senior, tim junior dan tim wanita Chelsea sampai tahun 2032.


Sabtu, Desember 19, 2015

Membongkar Manajer Chelsea di Era Roman Abramovich

Tak usah kaget, dia bukan yang pertama. Ini sudah biasa.


Resmi pada 17 Desember 2015 lalu, Jose Mourinho dipecat dari kursi kepelatihannya di Chelsea. Berita ini menjadi berita terhangat bahkan sampai artikel ini saya posting. Bagaimana tidak, Mourinho yang selama ini bisa dibilang salah satu aset yang sangat identik dengan Chelsea, didepak begitu saja dari singgahsananya. 

Namun pemecatan dirinya jelas bukan tanpa alasan. Kita semua tau bagaimana terpuruknya Chelsea di musim ini. Hanya bercongkol diposisi 16 klasemen sementara, membuat Abramovich, sang owner, memutuskan untuk melakukan pemecatan The Special One, yang menjadikannya pelatih kesepuluh yang dipecat selama era Abramovich.

Roman Abramovich yang merupakan milyuner asal Rusia ini memulai era kepemilikannya di Chelsea pada tahun 2003. Selama era dirinya, Chelsea berubah menjadi salah satu klub yang doyan beli-beli pemain. Yaiyalah, pemiliknya orang kaya. Tak hanya pemain, pelatih pun silih berganti menahkodai Chelsea. Terhitung sudah sepuluh pelatih secara bergantian datang sepanjang kurang lebih dua belas tahun belakangan.

Claudio Ranieri melatih Chelsea selama tahun 2000 hingga 2004
Diawali oleh pelatih asal Itali, Claudio Ranieri. Sebenarnya sebelum Abramovich datang, Ranieri sudah menjadi manajer Chelsea terlebih dahulu, tepatnya sejak tahun 2000. Ia berhasil mencatatkan hasil yang lumayan memuaskan selama melatih Chelsea. Sayang, Abramovich ingin mendatangkan pelatih pilihannya dan Ranieri pun tersingkir. Sekarang mungkin Abramovich akan menyesal melihat bagaimana suksesnya Ranieri bersama Leicester pada musim ini. But, we must move on.

Tahun 2004 Ranieri tersingkir, Jose Mourinho datang. Siapapun tak bisa menampik bahwa Mourinho periode pertama adalah pelatih terbaik dan paling berprestasi. Didatangkan dari Porto, Mou mampu menyabet lima gelar selama tiga musim bersama Chelsea. Mourinho pun berhasil mengambil hati seluruh fans Chelsea. Namun secara mengejutkan Mourinho memutuskan untuk mengundurkan diri ditahun 2007 karena sudah tak sejalan dengan Abramovich.

Tiga musim yang sangat berkesan dari Mouriho untuk Chelsea
Sejak Mourinho pergi, pelatih Chelsea silih berganti datang dalam rentan waktu yang tak lama. Dimulai dengan Avram Grant yang sebenarnya cukup mampu membawa performa baik bagi Chelsea. Sayang, tak diberi banyak kesempatan, Grant digantikan oleh Luiz Felipe Scolari dan menjadi salah satu pergatian pelatih yang mungkin akan disesali Roman. Nyatanya Big Phil gagal melatih Chelsea dan bahkan hanya bertahan selama delapa bulan, tentu tanpa gelar apapun.

Sepeninggal Luiz Felipe yang dipecat, Chelsea menunjuk Guus Hiddink untuk mengisi kekosongan kursi pelatih hingga akhir musim 2008/09. Hiddink yang hanya mendapat waktu tiga bulan, melakukan revolusi taktik. Revolusi ini nyatanya berhasil menghapus segala kesalahan Chelsea selama semusim dengan berhasil menyabet gelar juara Piala FA diakhir musim.

Guus Hiddink berhasil memperbaiki kondisi Chelsea ditahun 2009 dan berhasil membawa gelar FA
Meski berhasil membawa piala FA, Abramovich tak memperpanjang kontrak Hiddink karena memutuskan membawa Carlo Ancelotti. Pada musim pertamanya, Don Caro berhasil membawa dua piala sekaligus, yakni piala Liga Primer dan FA. Namun pada akhir musim berikutnya, Abramovich memutuskan untuk memecat Ancelotti karena 'hanya' menjadikan Chelsea runner-up. Agak drama yah.

Andre Villas-Boas dan Carlo Ancelotti yang juga pernah melatih Chelsea
Sepeninggal Ancelotti ditahun 2011, Abramovich menunjuk pelatih muda berbakat asal Portugal, Andre Villas-Boas. Sayang seribu sayang, AvB tak mampu melatih Chelsea dan menjadikannya salah satu pelatih terburuk sepanjang era Roman Abramovich. Roberto Di Matteo lah sang asisten manajer yang justru diangkat sebagai manajer pengganti AvB. Mengejutkan Di Matteo ternyata berhasil menghadiahkan dua gelar diakhir musim, yakni Piala FA dan Piala Liga Champions pertama untuk Chelsea.

Kesuksesan Di Matteo tak bertahan lama, pada November 2012 Di Matteo dipecat karena hanya berhasil meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan. Pro dan kontra bermunculan ketika Rafa Benitez datang menggantikan Di Matteo yang menurut sebagian masyarakat tak diberi banyak kesempatan. Namun Benitez menjawab segala keraguan fans Chelsea yang kecewa. Benitez berhasil membawa pulang gelar Liga Europa bagi Chelsea. Ini berarti Chelsea berhasil meraih dua trofi dalam kancah Eropa dalam satu tahun dengan dua pelatih yang berbeda. Best season.

Dalam satu tahun Chelsea meraih dua piala eropa dengan dua pelatih yang berbeda
Tak memperpanjang kontrak Benitez, fans Chelsea dikejutkan dengan kembalinya Jose Mourinho ke London di tahun 2013. Seperti mendapat cintanya kembali, penggemar Chelsea menaruh banyak harapan pada The Special One. Kenangan-kenangan manis yang ditinggal sang pelatih, masih membekas dihati para fans. Namun Mourinho mengawali musim pertama di periode keduanya ini dengan kurang baik karena tak mendapat gelar apapun. Diberi kesempatan kedua pada musim selanjutnya 2014/15, Mou membawa angin segar dengan menyabet dua trofi sekaligus yakni Piala Liga dan Piala Primer Inggris.

Musim selanjutnya 2015/16, Chelsea melangkah dengan percaya diri bersama Mourinho dengan embel-embel title juara bertahan. Malang, prediksi banyak pihak yang menjagokan Chelsea ternyata melenceng. Chelsea maju dengan terseok-seok musim ini. Hingga pertandingan ke-16, Chelsea telah menelan 9 kekalahan dan hanya mengantongi 15 poin. Dengan poin tersebut Chelsea hanya menghiasi papan bawah klasemen. Hasil buruk ini jelas membuat Abramovich geram dan tak memiliki solusi lain selain memecat Jose Mourinho. Mou meninggalkan Stamford Bridge dengan prestasi dan performa paling buruk sepajang sejarah era Abramovich. 

Guus Hiddink pun kembali ditunjuk sebagai pelatih pengganti sementara hingga akhir musim ini. Fans Chelsea berharap sangat banyak pada Hiddink mengingat ia pernah mengembalikan performa Chelsea yang hilang ditahun 2009. Dan semalam menjadi pertandingan Chelsea pertama sepeninggal Mou, dan Chelsea berhasil memetik kemenangan 3-1 atas Norwich City. Awal yang baik.

Terima kasih The Special One
Sebagai fans, kita hanya bisa mendukung tim favorit kita. Berhenti menyalahkan pemain atau pelatih. Percaya bahwa mereka pasti akan melakukan yang terbaik. Pelatih maupun pemain yang datang dan pergi sudah menjadi hal yang lumrah di dunia sepakbola. Kita doakan semoga Chelsea kembali menemukan kepercayaan dirinya bersama Guus Hiddink dan berhasil memetik kesuksesan diakhir musim nanti juga menyudahi mimpi buruk ini. Ya Hiddink, tolong bawa taktik magic-mu kembali seperti ditahun 2009 silam.

Selasa, Juli 28, 2015

Chelsea Untuk Musim 2015-2016

"Mencari pengganti dari yang pergi."


Musim baru akan segera tiba, setidaknya kurang lebih dua minggu lagi para pecinta bola kembali akan di hibur dengan tontonan favorit mereka atau mungkin setidaknya menemani saat kesepian di malam minggu. Dan seperti biasa saat libur tiba, jendela transfer pun dibuka dan hampir semua klub merombak skuad mereka. Ada yang aktif, ada juga yang kurang aktif. Merombak squad sangat penting untuk menutupi kekurangan disetiap lini yang dirasa kurang saat musim lalu. 

Dan pada artikel ini saya akan mencoba membahas apa-apa saja yang sudah dilakukan selama dibukanya jendela transfer oleh juara bertahan Liga Inggris, Chelsea. Chelsea mungkin salah satu klub yang tak terlalu jor-joran pada transfer kali ini. Menurut Mourinho selaku manajer, ia sudah sangat menyukai squad-nya yang sekarang. Transfer Chelsea mungkin "hanya sekedar" mencari pengganti dari yang pergi.

*Maap kami tak menyisipkan gambar Petr Cech dengan jersey Arsenal
Mengawali transfer Chelsea, Petr Cech membuat keputusan yang pasti tak ingin didengar oleh fans Chelsea dimanapun berada. Sebetulnya kepergian Cech memang sudah dipersiapkan secara batin oleh para penggemar The Blues menyusul posisinya yang memang sudah digeser oleh Thibaut Courtois. Namun pindahnya ia ke klub rival, Arsenal lah yang menjadi sedikit masalah. Kalo bisa bicara pasti penggemar Chelsea akan berkata, "KENAPA MESTI KE ARSENAL, CECH ? JUSH WHY??". Namun kepergian Cech seakan mengingatkan kita akan musim lalu dimana fans Arsenal dibuat geram dengan hadirnya Fabregas di squad Chelsea, membuat kepindahan Cech ini terlihat seperti balas dendam, Chelsea lah yang harus patah hati musim ini. Impas ?

Mencoba untuk move on, Chelsea yang sudah memiliki Thibaut Courtois di posisi kiper utama tetap harus mencari pengganti Petr Cech sebagai pelapis. -Walalupun nyatanya memang Cech tak akan pernah terganti di hati fans Chelsea- Latar belakang Cech sebagai kiper berpengalaman membuat Chelsea harus mencari kiper yang berpengalaman juga dan pastinya HARUS MAU MENJADI YANG KEDUA, dan pilihan jatuh kepada Asmir Begovic, kiper Stoke City yang kabarnya dibandrol dengan harga 8 juta pondsterling dengan durasi 4 tahun.

Mari kita move on menuju Asmir Begovic
"Saya senang bisa bergabung dengan Chelsea. Setelah melakukan pembicaraan panjang dengan manajer (Jose Mourinho), saya merasa saya bisa berkembang disini dan menjadi bagian penting bagi tim.", ujar Begovic.

Jauh sebelum kabar Petr Cech berhembus, Didier Drogba juga sudah mengumumkan kepindahannya tepat dipertandingan terakhir Chelsea musim lalu. Sampai saat ini belum ada keterangan pasti kemana sang legenda akan berlabuh, namun ada yang menyebutkan bahwa ia akan meramaikan sepak bola Amerika menyusul legend-legend lainnya. Kembali, Chelsea harus mencari pengganti Drogba, dan Chelsea memilih Radamel Falcao. Falcao yang bisa dibilang "gagal" bersama United musim lalu agaknya membuat sebagian fans Chelsea ragu. Namun Mourinho berjanji bahwa Falcao di Chelsea tak akan seperti Falcao di United. Pemain berjuluk El Tigre ini dipinjamkan Chelsea dari AS Monaco selama semusim. Mencoba untuk "membuang sial", Falcao pun memotong rambutnya yang selama ini identik dengan rambut panjangnya, dan siap membuktikan bahwa dirinya belom habis.

Mencoba memperbaiki karir di Chelsea. Falcao gantengan kan di Chelsea.
"Saya sangat senang dapat bergabung dengan Chelsea dan sudah tidak sabar memulai latihan dan membantu tim ini mempertahankan gelar di liga domestik juga meraih sukses di Eropa.", tutur Falcao

Chelsea juga terkenal sebagai salah satu klub yang doyan menyimpan pemain-pemain muda dan menyebarnya ke beberapa klub untuk dipinjamkan dan mengembangkan bakat mereka agar dapat berkompetisi di skuad utama Chelsea. Musim lalu sebut saja Thorgan Hazard, Lucas Piazon, Christian Atsu, serta Marco van Ginkel adalah contoh dari sederet pemain muda Chelsea yang dipinjamkan. Musim ini Chelsea kembali meminjamkan beberapa pemain mudanya, Patrick Bamford salah satunya. Striker muda yang musim lalu dipinjamkan ke Middlesbrough, kembali harus rela dipinjamkan ke Crystal Palace setelah sebelumnya sempat melakukan perpanjangan kontrak dengan Chelsea.

Seperti akan meramaikan pemain muda Chelsea lainnya, The Blues kembali mendapat wonderkid muda. Ialah Nathan, pemain berusia 19 tahun asal negara Brazil. Nathan didatangkan dari Atletico Paranaense dengan tebusan dikisaran 4,5 juta pounds.

Wonderkid baru Chelsea dari Brazil, Nathan.
"Saya sangat senang dapat bergabung dengan Chelsea yang tidak lain adalah juara Liga Inggris. Saya berharap bisa belajar banyak dan mengembangkan permainan saya disini." ungkap Nathan seperti yang dilansir di situs resmi Chelsea.

Walaupun jendela transfer belum resmi ditutup dan rumor-rumor masih terus berhembus namun Chelsea dapat dipastikan tak akan belanja banyak. Hal ini mendapat respon dari pemain Chelsea sendiri, Cesc Fabregas, "Itu wajar, United sudah menghabiskan banyak uang musim lalu, Arsenal juga. Kami juga melakukannya, City mungkin tak terlalu banyak, namun tahun ini mereka melakukannya lagi. Mereka semua ingin terus berkompetitif dan akan sulit bagi kami untuk mempertahankan gelar Premier League.", ungkap Fabregas pada Express.

Bicara secara keseluruhan, musim ini banyak klub yang harus ditinggal pemain berharga mereka. Chelsea nyatanya tak bersedih sendirian menyusul perginya Petr Cech juga Drogba. Sebut saja, Iker Casillas yang secara menyedihkan harus say bye kepada Madrid menuju Porto, Xavi resmi pisah dari Liga Spanyol menuju Liga Arab, juga kapten Liverpool Gerrard menyusul rekan lainnya menuju MLS dan bergabung dengan LA Galaxy, Schweinsteiger secara mengejukan pergi dari Munchen ke United, tak ketinggalan legenda Italia Andrea Pirlo resmi bergabung dengan Villa dan Lampard di NY City. Sungguh terlalu banyak air mata musim ini.

Musim depan akan menjadi musim baru untuk sepakbola, banyak legenda-legenda yang memutuskan untuk hengkang dari "rumah" mereka, dan menyisakan pemain-pemain muda untuk nantinya menyusul title "legenda" di masa depan. Chelsea sendiri sudah siap menghadapi musim baru bersama Begovic juga Falcao selaku pemain baru. Dengan status sebagai juara betahan, mampukah Chelsea mempertahankan gelarnya atau bahkan berhasil di kancah Eropa ? Harus. Atau harus tersandung di musim ini ? Mungkin tidak.

Senin, Juni 01, 2015

Dua Trophy Untuk Si 'Boring' Chelsea FC

Double title untuk Chelsea di musim ini.


Musim 2014-2015 telah usai, di semua liga. Begitu pula dengan Liga Inggris yang menyisakan Si Biru Chelsea di perinkat satu. Chelsea yang musim ini tampil cukup stabil bahkan memenangkan double winner, Capital One Cup dan Liga Inggris.

Mengawali musim dengan beberapa pemain anyarnya, Chelsea melenggang cukup percaya diri dengan Diego Costa dibarisan paling depan. Costa yang didatangkan dari Atletico Madrid diharapkan menjadi angin segar setelah pada musim sebelumnya Chelsea kerap dihantui oleh kurang tajamnya lini depan mereka yang kala itu diisi oleh Fernando Torres. Selain Costa, Chelsea juga membawa serta Filipe Luis dan Thibaut Courtois dari Atletico. Kepercayaan diri Si Biru London juga ditambah dengan hadirnya kembali striker lama mereka sang "The King" Didier Drogba setelah melalang buana mencari pelabuhan namun ujung-ujungnya kembali juga, seperti cinta lama bersemi kembali. Namun mungkin yang paling menyita perhatian adalah resmi pindahnya Cesc Fabregas dari Barcelona ke Chelsea di awal musim. Masalah tidak muncul dari Barcelona, tapi muncul dari rival Chelsea, Arsenal. Fabregas memang mantan kapten Arsenal sebelum pindah ke Barcelona, dan baliknya ia ke Inggris namun untuk membela tim lawan menjadi cukup menyakitkan untuk Arsenal beserta penggemarnya. Pertandingan Arsenal versus Chelsea menjadi salah satu yang paling ditunggu.


Racikan squad ala Jose Mourinho nyatanya memang membuahkan hasil manis, Chelsea melangkah dengan pasti disetiap pertandingan. Terus mendapatkan hasil positif Chelsea bahkan sempat melewati beberapa pekan dengan hasil tidak pernah kalah. Bahkan Mou berhasil menyingkirkan tangan-tangan usil dari kenyamanan Chelsea di kursi paling atas liga selama 264 hari, hampir selama semusim. Chelsea memang identik dengan istilah taktik parkir bus-nya yang dinilai mereka (haters) adalah sesuatu yang membosankan atau anti-football. But jangan salah, para defender Chelsea nyatanya telah membuat 18 gol dan 15 assist musim ini, terbanyak dibandingkan tim lain. Jose Mourinho memang sangat menjunjung kuatnya lini belakang tim, menurutnya tim yang kuat adalah tim dengan pertahanan yang baik.

Selain klub, pemain-pemain Chelsea juga berhasil dalam penghargaan individual. Eden Hazard adalah bintang untuk musim ini. Namanya yang terus-terus disamakan dengan Messi dan Ronaldo ini berhasil menyabet penghargaan PFA Awards untuk kategori Player of the Year. Selain itu keberhasilan Chelsea musim ini tak lepas dari duet maut Costa dan Fabregas, duet keduanya sempat sangat meyakinkan diawal musim. Jika Fabregas menjadi pemberi assist paling subur, maka Costa harus rela kehilangan kesempatan dalam perebutan gelar golden boot setelah ia mengalami cedera di laga-laga terakhir dan mengharuskannya melipir dari lapangan walaupun telah mengoleksi 20 gol.


Dalam partai terakhirnya melawan Sunderland di kandang pada 24 Mei lalu, Chelsea melengkapi pestanya dengan kemenangan cukup mencolok 3-1 yang disarangkan oleh Costa lewat titik putih dan sepasang gol dari Loic Remy. Walaupun memang Chelsea sudah memastikan gelar juaranya beberapa pekan sebelum liga inggris usai. Namun pesta Chelsea sedikit terluka dengan pengumuman resmi akan hengkangnya Drogba dari London. Mundur sedikit kebelakang, beberapa pekan sebelum Chelsea memastikan juara liga, Chelsea juga sudah berhasil mengangkat piala Capital One Cup pada 1 Maret 2015 lalu di Wembley Stadium setelah menaklukan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 yang dicetak oleh sang kapten John Terry dan gol bunuh diri Kyle Walker. Kala itu piala COC (Capital One Cup bukan Clash of Clans) merupakan langah positif bagi Chelsea dalam merengkuh gelar lain di musim ini.


Meski gagal di Liga Champions dan FA Cup, namun dapat dikatakan Chelsea bisa mengakhiri musim dengan senyuman. Trophy yang musim lalu gagal diraih, berhasil disabet dua sekaligus untuk musim ini yang akan dibawa pulang dan menambah koleksi di lemari trophy di Stamford Bridge. Dan nampaknya hadirnya dua trophy ini menjadi bukti nyata untuk mereka (haters) yang terus mengolok-olok Chelsea dengan nyanyian "Boring, Boring Chelsea", dan seolah tak terlalu peduli Mourinho menambahkan dengan komentar bahwa membosankan adalah mereka yang 10 tahun tanpa gelar.


Jose Mourinho yang gencar tampil menyerang diawal musim telah mengumpulkan poin dan memilih bermain aman di akhir musim, tidak ada yang salah, semua adalah tentang taktik. Namun jika harus membaca data dan fakta yang ada, Chelsea tetap menjadi yang terdepan dalam segala sisi, mulai dari jumlah gol, ball possession, peluang, shot on goal, jarang kebobolan, catatan menang terbanyak (hanya kalah 2x), Chelsea masih berada dijejeran terdepan. Dari sekian banyak kritikan, mari akui saja bahwa Chelsea menjadi tim terbaik di Inggris untuk musim ini. Sekian.

Minggu, Mei 03, 2015

Fakta-Fakta Eden Hazard

Seputar Eden Hazard.


Nama Eden Hazard makin bersinar dari tahun ke tahun. Bahkan tahun ini Hazard berhasil menyabet penghargaan PFA Players of the Years 2015, setelah sebelumnya ditahun 2014 ia juga menyabet penghargaan PFA Player Young of the Years. Bersama Chelsea, Hazard menjelma menjadi salah satu pemain terbaik di jajaran Eropa. Kelincahannya dalam mengolah si kulit bundar, membuatnya sempat dibanding-bandingkan dengan dua pemain terbaik dunia saat ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Dikutip dari Bola.net berikut ini merupakan fakta-fakta seputar pemain berusia 24 tahun ini, cekidot:

1. Eden Hazard tumbuh di Braine-le-Comte, salah satu daerah di Belgia. Keluarga Hazard pernah berujar bahwa rumah mereka tidak jauh dari lapangan sepak bola, dan Eden kecil sering menghabiskan waktu disana untuk melatih skill sepakbolanya.

2. Hazard adalah sulung dari empat bersaudara, adiknya semua lak-laki diantaranya Thorgan Hazard, Kylian Hazard, dan Ethan Hazard. Thorgan Hazard juga merupakan seorang pemain sepakbola profesional dan sempat menjadi bagian dari Chelsea namun akhirnya pindah ke Borussia Monchengladbach. Eden sendiri mengakui bahwa skill Thorgan lebih hebat darinya.


3. Pada tahun 2008, Eden menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah klub Lille. Eden juga menjadi pemain muda terbaik di Perancis tahun itu. Dan tahukah anda bahwa Eden adalah pemain non Perancis pertama yang berhasil menerima penghargaan tersebut.


4. Hazard mencetak hattrick pertama dalam karirnya di laga terakhirnya di Lille, melawan Nancy. Kebetulan pada saat itu ada beberapa orang penting Premier League yang menyaksikan laga tersebut.

5. Ibunda Hazard, Carine Hazard, adalah seorang pesepakbola profesional yang bermain di divisi satu Liga Sepakbola Wanita Belgia. Namun sang ibunda berhenti bermain saat mengandung Eden. Sementara sang ayah, Thierry, juga merupakan seorang pesepakbola semi pro yang bermain sebagai gelandang bertahan untuk klub divisi dua Belgia, La Louviere.


6. Karir Hazard sempat ternoda di Inggris, tepatnya saat Chelsea sedang menghadapi babak semi final Capital One Cup di tahun 2013. Ia diganjar kartu merah dan diberi sanksi tiga laga karena menendang ball boy Swansea City.


7. Walaupun berprofesi sebagai pemain sepakbola namun Hazard merupakan penggemar setia olahraga basket, khususnya NBA. Klub NBA yang menjadi idolanya adalah New York Knicks. Eden juga menyebutkan bahwa Carmelo Anthony sebagai pemain favoritenya.


8. Saat sedang berlatih bersama pemain Chelsea lain di Cobham, Hazard sering terlihat bermain ping-pong bersama rekan setimnya. Ternyata Hazard memiliki bakat dalam olahraga ini.

9. Hazard pernah mengirimkan jersey timnas Belgia-nya lengkap dengan tanda tangannya kepada seorang nenek berusia 79 tahun di negaranya.


10. Hazard sudah menikah dengan teman semasa SMP-nya, Natasha Hazard pada 30 Juni 2012 dan sudah dikaruniai dua orang anak yaitu Leo dan Yanis. Meski menikah di tahun 2012, namun anak pertama mereka lahir pada 18 Desember 2010.


11. Zinedine Zidane adalah pemain idola Hazard. Ia pun mengaku sangat syok dan tubuhnya sampai gemetar ketika mendapat pujian dari legenda sepakbola dunia asal Perancis tersebut. Eden menyebutkan bahwa itu adalah moment paling special bagi dirinya. Selain itu Eden juga mengidolaan Pele.

12. Eden Hazard memiliki tato ditubuhnya yang bertuliskan bahasa china.


13. Eden Hazard adalah penggemar berat anime Naruto, ia senang menonton Naruto bahkan saat dalam perjalanan bersama rekan-rekan setimya.


Selasa, April 28, 2015

Winner List: PFA Awards 2014-2015


Para pemenang The Professional Footballer's Association (PFA) Awards resmi diumumkan tanggal 27 April 2015 kemarin waktu setempat. PFA telah mengumumkan 4 nama pemain peraih Player of the Year yang dibagi dalam empat kategori diantaranya: Men's PFA Player of the Year, Women's PFA Player of the Year, Men's PFA Young Player of the Year dan Women's PFA Young Player of the Year. Selan itu PFA juga mengumumkan Premier League Team of the Year.

Berikut daftar pemenangnya:

1. Eden Hazard (Chelsea FC) - Men's PFA Player of the Year

Seiring permainannya bersama klub London Barat, Chelsea, Eden Hazard terus berkembang menjadi salah satu yang terbaik di ranah Inggris. Sejauh ini Hazard telah membantu Chelsea dengan gol-gol pentingnya yang telah ia bukukan sebanyak 13 gol. Hazard juga terhitung rajin memberikan assist, sejauh ini ia telah membuat assist sebanyak 8 assist. Hazard adalah salah satu pemain krusial untuk Chelsea saat ini.


2. Harry Kane (Tottenham Hotspur FC) - Men's PFA Young Player of the Year

Mungkin saat musim ini baru akan dimulai, anda mungkin tidak mengenal siapa Harry Kane. Namun seiring berjalannya musim premier league, nama Harry Kane kian bersinar. Namanya terus mencuri perhatian saat Kane secara mengejutkan rajin membuat gol-gol krusial untuk Spurs. Bahkan dirinya sempat menjadi top skor sementara bpl dan hingga kini masih dalam pemburuan gelar pemain dengan gol terbanyak musim ini. Sejauh ini Kane telah membuat 20 gol dan 3 assist. 


3. Ji So-Yun (Chelsea LFC) - Women's PFA Player of the Year

Pemain dengan julukan Messi Wanita dari Korea ini adalah salah satu pemain milik Chelsea Ladies Football Club. Ji So Yun memang baru bergabung dengan Chelsea LFC musim lalu namun langsung berhasil mencuri perhatian. Didatangkan dari klub jepang, Kobe INAC Leonessa, Ji So-Yun berperan banyak dalam membantu Chelsea LFC musim ini.


4. Leah Williamson (Arsenal LFC) - Women's PFA Young Player of the Year

Disaat usianya baru menginjak 9 tahun, Leah Williamson sudah bergabung dengan Arsenal Ladies Centre of Excellence. Di tahun 2013 lalu, Leah berhasil masuk squad Arsenal Ladies U17 dan memenangkan gelar ganda musim itu. Kini Leah telah menjadi pemain inti di squad utama Arsenal Ladies LFC U19.  


Dan berikut adalah daftar pemain yang masuk kategori Premier League Team of the Year:

David de Gea (ManUtd), Branislav Ivanovic (Chelsea), Gary Cahill (Chelsea), John Tery (Chelsea), Ryan Bertrand (Southampton), Alexis Sanchez (Arsenal), Philippe Coutinho (Liverpool), Nemanja Matic (Chelsea), Eden Hazard (Chelsea), Diego Costa (Chelsea) dan Harry Kane (Tottenham Hotspurs).


Selain itu PFA juga mengumumkan penghargaan untuk kategori Merit Awards. Penghargaan ini ditujukan untuk kapten Liverpool Steven Gerrard dan mantan gelandang Chelsea Frank Lampard. Keduanya menerima penghargaan tersebut berkat jasanya di dunia sepak bola. Namun untuk musim depan keduanya akan hengkang ke ranah sepakbola Amerika, MLS. Frank Lampard telah menandatangi kontrak bersama New York City sementara Steven Gerrard akan segera berseragam LA Galaxy musim depan.


Selamat kepada para pemenang~~~~~~

Sabtu, Desember 20, 2014

6 Bromance Di Dunia Sepakbola

Tetap bersahabat walaupun sudah beda klub.


Bermain disebuah klub dalam selang waktu yang lama pastinya akan menghadirkan kedekatan emosional antar pemain. Selayaknya bermain dalam satu tim, setiap pemain dituntut untuk menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dengan sesama pemain. Ini dilakukan guna membuat suatu tim menjadi lebih solid. Nah kedekatan yang terjadi antar pemain ini terkadang bukan sekedar sebagai rekan kerja, namun bisa terjalin cinta persahabatan diantaranya. Ada beberapa pemain yang terkenal dekat satu dengan yang lain, terlebih mereka yang memang bermain dalam satu klub yang sama. Siapa saja mereka, cekidot:

1. David Beckham dan Gary Neville


Keduanya merupakan pemain berkebangsaan Inggris dan sama-sama pernah membela klub Manchester United. Beckham dan Neville merupakan salah satu faktor dibalik kesuksesan United pada era mereka. Jika Neville menjadi pemain yang loyal dengan tetap membela United sampe akhir musimnya, berbanding terbalik dengan Beckham yang terkenal suka malang-melintang ke seantero Eropa dan Amerika untuk membela beberapa klub hingga mengakhiri karirnya di Paris Saint-Germain, Perancis. Meskipun begitu keduanya tetap menjalin persahabatan, bahkan hingga sekarang kedua tergabung dalam skuat "Class of 92" dan "Generasi Emas".

Walaupun udah om om, tapi keduanya masih bersahabat. Dan masih sama-sama .... ganteng.

2. Cesc Fabregas dan Gerard Pique


Setelah Fabregas memutuskan untuk bergabung dengan akademi Barcelona dari Mataro, ia bertemu dengan Gerard Pique yang sudah terlebih dahulu di Barcelona. Sejak saat itu keduanya menjalin persahabatan hingga sekarang. Pique yang masih menetap di Barcelona kabarnya akan segera hengkang musim depan, banyak rumor yang mengatakan jika Pique akan berlabuh ke Chelsea, klub Fabregas saat ini. Namun belum ada kabar pasti dari Pique. Selain itu keduanya juga merupakan pemain berkebangsaan Spanyol.

Keduanya sudah dekat, bahkan saat mereka masih unyu-unyu nya.

3. Zlatan Ibrahimovic dan Maxwell


Keduanya memang tidak berasal dari negara yang sama, jika Ibra berasal dari Swedia, maka Maxwell berasal dari Brazil. Meski begitu, keduanya seperti tak terpisahkan. Pertama kali bertemu di klub Belanda, Ajax Amsterdam, keduanya mulai menjalin persahabatan. Hingga tahun 2004, Ibra memutuskan untuk hijrah ke Juventus. Setelah itu keduanya bertemu kembali di tahun yang sama 2006 di klub Internazionale. Hingga tahun 2009, keduanya pun pindah ke Barcelona sampai tahun 2012 kembali keduanya bermain bersama di klub Perancis, PSG. Bahkan dalam buku otobiografinya, I Am Zlatan, Ibra berbicara tentang persahabatannya dengan Maxwell dalam beberapa kesempatan. Kaya gak rela gitu yah kalo mainnya di klub yang berbeda.

4. Sergio Ramos dan Mesut Ozil


Semua pecinta sepakbola pasti sudah tau bromance yang satu ini, Sergio Ramos dan Mesut Ozil. Keduanya pernah bermain di Real Madrid, dari sinilah persahabatan keduanya terjalin. Ramos memang terlebih dahulu masuk Madrid di tahun 2005, sementara Ozil baru masuk di tahun 2010. Selama berada di Madrid, keduanya memang terlihat akrab di dalam maupun di luar lapangan. Walaupun sekarang Ozil sudah membela Arsenal, namun di suatu pertandingan, Ramos sempat tertangkap kamera mengenakan baju dalam dengan nomor punggung Ozil yaitu nomor 10. Begitu juga dengan Ozil yang pernah melakukan selfie dengan mengenakan topi dengan inisial SR4.

5. Marco Reus dan Mario Gotze


Keduanya memang sempat sama-sama membela Borussia Dortmund, sebelum akhirnya terpisah setelah Gotze memutuskan untuk pindah ke klub rival mereka, Bayern Munchen. Karena Dortmund dan Munchen yang memang musuh bebuyutan, maka saat kedua klub bertemu tak ayal publik pun mengarah pada persahabatan keduanya. Meski begitu, keduanya masih menjalin persahabatan. Terbukti saat Jerman berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2014 kemaren, Gotze membawa serta jersey milik Reus dikarenakan Reus tak bisa hadir karena mengalami cedera saat kualifikasi. Reus pun tak mau kalah, bahkan disuatu kesempatan Reus pernah berujar, "Jika saya bisa menghabiskan berapapun banyak uang untuk mendapatkan seorang pemain yang saya inginkan, saya akan membawa Mario kembali." Ooooo So Sweeeet~~

Rapopo bro, koe masih neng hatiku~

6. John Terry dan Frank Lampard


Satu lagi persahabatan dari negri Ratu Elizabeth, ada John Terry dan Frank Lampard. Keduanya memang sempat bertemu saat sama-sama menjalani karir juniornya di West Ham United tahun 1995. Kemudian pada tahun 2001 keduanya kembali bertemu di Chelsea, disini lah keduanya mulai menjalin persahabatan. 13 tahun kebersamaan jelas dapat menumbuhkan hubungan yang lebih intim diantara keduanya. Hingga secara mengejutkan Lampard tak diperpanjang kontraknya oleh klub dan harus hijrah ke New York City, namun harus dipinjamkan setengah musim ke salah satu rival Chelsea di Inggris, Manchester City. Keduanya sempat bertemu disalah satu pertandingan Chelsea kontra City, dan ... Lampard mencetak gol penyeimbang dan membuat mantan klubnya tersebut gagal meraih kemenangan. Namun ini tak menjadi penghalang persahabatan keduanya.

Sakitnya tuh disekujur tubuh baaaaaang~~